5 Penyakit Yang Membuat Seseorang Cepat Gemuk


Pada umumnya, pola makan buruk dan minimnya aktivitas fisik adalah dua faktor utama yang membuat badan gemuk. Genetik dan sistem metabolisme tubuh juga ikut berperan dalam menentukan seberapa cepat gemuk tubuh seseorang. Namun, beberapa penyakit atau kondisi medis tertentu ternyata juga bisa membuat badan gemuk tanpa pernah disadari. Apa saja?


1. Hipotiroidisme

Hipotiroidisme dapat membuat badan gemuk karena kelenjar tiroid yang tidak berfungsi semestinya. Kelenjar tiroid merupakan organ kecil berbentuk kupu-kupu yang terletak pada leher bagian bawah. Hormon yang dihasilkan dari kelenjar ini membantu mengatur metabolisme tubuh.

Hipotiroidisme menyebabkan metabolisme menurun, sehingga Anda rentan cepat gemuk. Gejala hipotiroid lainnya termasuk sensitivitas terhadap dingin, depresi, bahkan kuku dan rambut yang rapuh.

2. PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau yang diindonesiakan menjadi sindrom ovarium polikistik adalah masalah pada keseimbangan hormon wanita. PCOS biasanya menyebabkan pembentukan kista di indung telurnya, sehingga menyebabkan kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh jadi tidak seimbang.

PCOS dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Selain itu kondisi PCOS bisa membuat badan gemuk akibat kenaikan berat badan atau sulit menurunkan berat badan. PCOS juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut halus dan jerawat berlebih.

3. Prolaktinoma

Prolaktinoma adalah kondisi yang ditandai dengan pertumbuhan tumor jinak (nonkanker) pada kelenjar hipofisis di otak. Akibatnya, tubuh jadi memproduksi hormon prolaktin secara berlebihan. Meskipun prolaktinoma tidak menyebabkan kematian, namun penyakit ini dapat mengganggu penglihatan Anda, menyebabkan masalah kesuburan. Efek lainnya termasuk menambah berat badan.

4. Cushing syndrome

Sindrom Cushing atau juga sering disebut dengan hiperkortisolisme adalah penyakit yang disebabkan oleh hormon kortisol yang berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem tubuh secara keseluruhan, seperti kadar gula darah yang tidak seimbang atau respon imun yang menurun. Tak jarang juga sindrom Cushing dapat menyebabkan bertambahnya berat badan tanpa disadari, terutama pada area wajah, punggung bagian atas, leher, dan pinggang.

5. Depresi

Stres dan depresi bisa jadi penyebab yang membuat badan gemuk tiba-tiba. Gejolak emosi negatif yang ditimbulkan dari dua kondisi ini dapat memicu Anda makan secara berlebihan. Hal ini tentu saja berbahaya karena orang yang mengalami stres biasanya tidak menyadari seberapa banyak makanan yang telah ia makan dan mengakibatkan berat badan naik secara tiba-tiba.

Makanan yang dikonsumsi saat emotional eating biasanya adalah yang  mengandung banyak kalori dan tinggi karbohidrat. Misalnya, es krim, biskuit, cokelat, makanan ringan, kentang goreng, pizza, hamburger, dan lainnya. Belum lagi, jika Anda sering menjadikan makanan sebagai pelarian untuk melepaskan stres, Anda mungkin bisa makan lebih dari tiga kali dalam sehari dengan jumlah yang besar. Hal inilah yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan, bahkan kegemukan jika berlangsung terus-menerus.

Jika Anda mengalami kenaikan berat badan tanpa alasan yang jelas, terlebih jika Anda mencurigai gejala-gejala dari penyakit yang disebutkan di atas, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapat diagnosis dan pengobatan yang tepat.

NARA SUMBER : Hellosehat

BACA JUGA : 5 Jenis Sayuran Penurun Berat Badan
BACA JUGA : 5 Gerakan Praktis Membentuk Perut Sixpac